4 Macam Skema Jaringan Client Server untuk Kebutuhan Komunikasi

Berbicara mengenai skema jaringan client server, masih banyak sekali orang yang belum mengetahui bagaimana cara menghubungkan sebuah perangkat jaringan untuk membuat sebuah jaringan komputer yang dapat dioperasikan dengan mudah. Skema jaringan pada client server sendiri memiliki berbagai macam bentuk tergantung dengan kebutuhan dalam skala kecil ataupun skala besar.
 
skema jaringan client server
 
Sebelum mengulas tentang skema atau diagram jaringan client server, satu hal yang perlu Anda ketahui adalah bahwa beberapa simbol dari skema jaringan yang paling umum digunakan workgroup switch yakni jaringan client server dalam skala kecil. Sedangkan untuk jaringan dalam skala besar, maka menggunakan ethernet router.
 

Macam-Macam Skema atau Diagram Client Server

Seperti yang dijelaskan di atas bahwa dalam skema atau diagram jaringan client server dapat dibagi menurut besar kecilnya skala yang dibutuhkan. Hal lain yang perlu Anda ketahui adalah bahwa untuk komputer dalam sebuah jaringan membutuhkan ethernet card/NIC adapter RJ-45 yang juga disebut sebagai kartu jaringan. Untuk kecepatan yang stabil, maka kartu jaringan tersebut harus memiliki kecepatan transmisi antara 10 Mbps hingga 100 Mbps.
 

1. Jaringan Antara 2 Komputer

Salah satu jenis skema jaringan client server yang paling sederhana adalah jaringan antara 2 komputer. Seperti namanya, jaringan yang satu ini memang hanya membutuhkan dua komputer client agar dapat terhubung satu sama lain. Dalam skema jaringan ini, Anda harus memerhatikan kabel UTP yang digunakan. Dalam arti bahwa dua komputer yang disetting dalam client server dapat terhubung dengan baik.

Selain menggunakan kabel UTP, Anda juga dapat memanfaatkan sebuah switch untuk menghubungkan kedua komputer tersebut. Hal ini berfungsi dalam membentuk jaringan workgroup sehingga antara satu komputer dan komputer lainnya dapat terhubung. Untuk setting konfigurasinya, pada setiap komputer harus menyesuaikan subnet mask. Contohnya adalah sebagai berikut:

Komputer 1 menggunakan IP Address: 192.168.10.10 dengan subnet mask: 255.255.255.0

Maka komputer 1 yang menggunakan IP Address: 192.168.10.12 harus mengisi subnet mask dengan: 255.255.255.0

Sedangkan pada kolom DNS dan gateway, biarkan kosong.
 

2. Jaringan Wireless Router

Skema jaringan client server yang kedua adalah jaringan wireless router. Pada jenis skema jaringan ini, tujuan utamanya adalah pengguna yang memiliki jaringan wireless dapat berbagi koneksi internet broadband. Salah satu contoh penggunaan skema jaringan ini adalah pada internet Speedy. Jadi ketika Anda ingin menambahkan sebuah jaringan wifi, maka Anda harus menambahkan wireless point yang nantinya dihubungkan pada modem atau salah satu port ethernet.

Pada umumnya, wireless Speedy menggunakan modem dengan fitur ADSL yang memiliki kabel port LAN untuk koneksi telepon. Selain itu, pada modem tersebut juga disediakan 4 jenis port ethernet mulai dari yang memiliki kecepatan 10/100Mbps hingga jenis port Gigabit. Meski demikian, untuk saat menggunakan kabel UTP dalam menyambungkan antara satu client server dengan client server yang lain, panjang maksimal dari kabel UTP straight adalah 100 meter.
 

3. Skema Jaringan Kantor Skala Kecil

Jenis skema atau diagram jaringan client server yang berikutnya adalah pada kantor skala kecil. Pada kantor yang menggunakan jaringan client server berskala kecil, biasanya terdiri dari router, firewall, dan skema jaringan yang telah terpasang di komputer atau desktop. Fungsi router adalah sebagai pelindung jaringan internal yang digunakan. Sedangkan firewall berfungsi melindungi jaringan yang digunakan dengan filter security.
 

4. Skema Jaringan Kantor Skala Menengah/Besar

Diagram jaringan cilent server yang selanjutnya adalah diagram dengan skala menengah dan skala jaringan besar. Pada skala ini, sebenarnya tak terdapat perbedaan signifikan dengan jaringan skala kecil. Hanya saja, untuk skala menengah, terdapat beberapa server dan DNS yang dihubungkan pada sebuah switch ethernet yang dapat dikelola.

Selain itu, router yang digunakan pada jaringan client server skala menengah membutuhkan beberapa router serta firewall yang terpisah. Hal ini agar kestabilan jaringan client server dapat terjaga. Meski demikian, dalam beberapa kasus, pada jaringan client server dalam skala menengah atau besar menggunakan firewall dan router dalam satu perangkat saja.

Demikian sedikit ulasan tentang skema jaringan client server yang harus Anda pahami sebelum mengaplikasikan jaringan ini untuk kebutuhan komunikasi sehari-hari.

0 Response to "4 Macam Skema Jaringan Client Server untuk Kebutuhan Komunikasi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel