Langkah Langkah Setting Mikrotik sebagai Router Lengkap

Langkah-langkah setting mikrotik sebagai router – Seperti yang kita ketahui bersama bahwa mikrotik merupakan jenis perangkat lunak dan sistem operasi yang digunakan sebagai router network pada sebuah komputer. Dalam mikrotik, terdapat beberapa hal yang ada di dalamnya seperti jaringan wireless dan IP Address. Jenis teknologi yang satu ini biasanya digunakan untuk warnet ataupun provider hotspot. 

Langkah-langkah setting mikrotik sebagai router

Meski demikian, tak banyak orang yang paham tentang bagaimana langkah untuk mengatur mikrotik sebagai router. Untuk itulah, pada kesempatan kali ini Anda akan disajikan ulasan mengenai langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan dalam menjadikan mikrotik untuk router network yang nantinya dapat digunakan oleh ISP.
 

Langkah dalam Melakukan Setting Mikrotik

Sebelum mengulas tentang langkah langkah setting mikrotik sebagai router, ada hal yang perlu Anda ketahui, salah satunya adalah gateway. Dalam dunia internet, gateway merupakan akses dimana router mikrotik dapat keluar masuk dalam melakukan akses pada internet. Mungkin penjelasan tentang gateway dan sebagainya terlalu berbelit-belit. Untuk itu, langsung saja pada masalah teknis yang dapat Anda lakukan dalam setting mikrotik.

Sebelum dapat melakukan setting, tentu saja Anda harus terkoneksi terlebih dahulu pada jaringan internet mikrotik tersebut. Selain itu, ada beberapa hal yang harus Anda siapkan. Di antaranya adalah:
  • Winbox (dapat diunduh pada situs resmi mikrotik)
  • Gateway = 192.168.26.254
  • IP Public = 192.168.26.7
  • DNS Server = 10.11.12.1
  • Login Name dan Password (untuk login gunakan ‘admin’ sedangkan pada bagian password kosongkan saja)

Sebagai informasi, IP Address standar untuk router mikrotik adalah 192.168.88.1
 

Setting Mikrotik sebagai Router dengan Menggunakan Winbox

Setelah semua alat-alat di atas lengkap, maka langkah langkah setting mikrotik sebagai router selanjutnya adalah masuk pada aplikasi winbox. Untuk informasi, winbox merupakan salah satu aplikasi resmi yang memang digunakan untuk melakukan konfigurasi pada mikrotik yang nantinya akan dijadikan router. Adapun langkahnya adalah sebagai berikut:
 
Apabila Anda sudah masuk pada winbox, maka klik pada mikrotik yang akan dikonfigurasi.
 
Selanjutnya, pada bagian log in name, ketikkan ‘admin’ sedangkan pada kolom password kosongkan. Kemudian klik ‘connect’
 
Setelah itu biasanya akan muncul pemberitahuan bahwa sistem operasi router telah memiliki konfigurasi standar. Jika muncul perintah ingin menyimpan konfigurasi standar tersebut atau menghapusnya, sebaiknya dihapus saja sehingga Anda dapat setting ulang mikrotik tersebut.
 
Langkah berikutnya adalah masuk pada menu interface. Pada menu ini, terdapat 2 pilihan menu yakni ether 1 dan WLAN 1. Asumsikan bahwa ether 1 akan terhubung pada IP publik sedangkan WLAN 1 merupakan jaringan lokal yang berfungsi sebagai akses point.

Anda tak perlu mengubah pengaturan pada ether 1 dahulu. Cukup aktifkan WLAN 1 dengan mencentang tombol berwarna biru pada winbox. Setelah itu, klik 2 kali pada WLAN 1 dan pada menu wireless, ubah pengaturan menjadi:

Mode : AP Bridge

SSID : nama bebas yang ingin Anda gunakan
 
Sebagai informasi, pada band yang digunakan sebagai akses point akan menggunakan sinyal berfrekuensi 5GHz-a. Apabila Anda ingin menggunakan jenis akses poin yang lainnya, maka ubah pengaturan band sesuai dengan frekuensi sinyal yang diinginkan. Langkah terakhir adalah klik ‘OK’.
 

Mengisi IP Interface, Gateway, dan DNS Server

Langkah langkah setting mikrotik sebagai router yang selanjutnya adalah menambahkan IP Address pada interface, gateway, dan DNS server. Untuk langkah-langkahnya, adalah sebagai berikut:
  • Klik New Terminal. Biasanya akan muncul perintah untuk memberikan IP Address pada bagian ether 1
  • Isikan IP Address pada interface dengan IP = 192.168.26.2, netmask = 255.255.255.0 dan interface = ether 1
  • Setelah itu, memasukkan gateway agar dapat terkoneksi pada jaringan internet. Untuk gateway biasanya sudah diberikan oleh penyedia masing-masing operator layanan internet.
IP Route Gateway = 192.168.26.254
  • Selanjutnya masukkan IP pada DNS server. Perintah yang perlu dimasukkan adalah:
IP DNS set server = 10.11.12.1 allow-remote-requests = yes
Apabila router yang digunakan adalah jenis router dengan OS v4.5 ke bawah, maka perintah yang dimasukkan adalah:

IP DNS set primary-dns = 192.168.30.254 allow-remote-request = yes
 

Langkah Menambahkan IP Address pada WLAN 1

Setelah melakukan beberapa langkah di atas, kini saatnya Anda melakukan pengisisan IP address pada bagian WLAN 1. Adapun IP yang harus ditambahkan adalah sebagai berikut:

IP address = 192.168.40.1

Net mask = 255.255.255.0

Interface = WLAN1
 

Menambahkan Password pada Akses Point

Langkah terakhir dalam setting mikrotik sebagai router adalah dengan menambahkan password pada akses poin. Tujuannya adalah agar para pengguna router tersebut dapat dibatasi sehingga tak mudah dibobol. Untuk menambahkan password pada akses poin, maka masuklah pada menu Security Profile. Setelah itu, klik tombol ‘+’. Beberapa kolom lain yang harus diisi adalah:

Nama Profile : bebas, terserah Anda

Authentication Type : WPA PSK

WPA Pre Shared Key : masukkan password yang Anda inginkan

Apabila kolom tersebut telah terisi, maka klik tombol ‘OK’.

Demikian ulasan singkat tentang langkah langkah setting mikrotik sebagai router yang dapat Anda lakukan.

0 Response to "Langkah Langkah Setting Mikrotik sebagai Router Lengkap"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel