Tutorial Konfigurasi dasar Switch Cisco untuk Pemula

Bagi sebagian orang yang berkecimpung di dunia teknologi informasi dan komunikasi, tentu membutuhkan tutorial konfigurasi dasar switch cisco. Untuk informasi, switch merupakan sebuah device atau perangkat yang fungsinya adalah pembagi dan pengatur sinyal data antara satu perangkat komputer dengan komputer yang lainnya. 

Konfigurasi dasar Switch Cisco

Kelebihan dari switch dibandingkan dengan perangkat lainnya adalah dapat melakukan pengaturan berupa filter paket data. Pada umumnya, masing-masing port yang terdapat pada perangkat switch dapat disetting sehingga pengguna dapat menentukan pada jaringan komputer mana saja yang dapat saling terhubung satu sama lain. Untuk mengetahui tentang switch sendiri, alangkah baiknya apabila Anda mengulas ulasan berikut.
 

Mengenal Perangkat Switch Cisco

Sebelum mengulas tentang tutorial konfigurasi dasar switch cisco, Anda harus memahami terlebih dahulu mengenai fungsi serta bentuk fisik dari perangkat yang satu ini. Pada bentuk fisiknya, umumnya device switch memiliki port jaringan sebanyak 8, 16, 24, dan seterusnya.

Device switch disajikan pada jaringan ethernet komputer yang dapat diatur kecepatannya mulai dari 10 Mbps, 100 Mbps, hingga 1000 Mbps dan dapat disetting auto. Hal ini akan menghemat bandwidht jaringan serta paket data yang melalui switch sehingga kestabilan dan keamanannya lebih terjaga.

Untuk switch cisco sendiri, merupakan sebuah perangkat switch yang dikembangkan oleh perusahaan Cisco dengan mengusung fitur otomotatisasi penerjemahan dan pengenalan data paket. Salah satu hal unik yang ditawarkan oleh switch cisco adalah terdapat ApaRT (Automatic Paket Recognition dan Translation. Fitur yang satu ini berfungsi dalam menyediakan transparansi antara CDDI/FDDI dan jaringan ethernet.
 

Kategori Penggunaan Switch Cisco

Switch dapat dibagi menjadi dua kategori melihat dari penggunaannya. Pertama adalah switch yang dapat dikonfigurasi atau yang disebut dengan switch managable. Dan yang kedua adalah switch yang fungsinya hanya sekedar meneruskan paket data dari satu server komputer ke komputer lain yang terhubung melalui jaringan wireless LAN/WLAN atau yang biasa disebut dengan switch unmanagable. Untuk switch cisco, pada umumnya digunakan pada kategori yang pertama sehingga pengguna dapat lebih bebas dalam melakukan pengaturan terhadap paket data atau akses lain yang diterapkan dalam jaringan ethernet.
 

Perintah Dasar Konfigurasi Switch Cisco

Setelah memahami tentang switch cisco, maka kini saatnya beralih pada tutorial konfigurasi dasar switch cisco. Adapun perintah dasar yang paling umum digunakan adalah:
 

1. Membuat Nama Switch

Dalam langkah membuat nama switch, maka Anda harus masuk ke dalam mode previleged terlebih dahulu. Adapun perintah yang digunakan adalah:
Switch > Enable

Switch#

Setelah itu, masuklah pada mode Global Configuration dengan perintah:

Switch# Configure Terminal

Switch (config)# hostname A1 (A1 adalah contoh nama yang digunakan pada Switch)

A1 (config)# exit

A1#

Perintah konfigurasi di atas akan mengubah default nama pada switch cisco menjadi A1
 

2. Membuat Password Console

Untuk membuat password console, perintah yang harus dimasukkan adalah:
A1# configure terminal

Untuk memasukkan perintah konfigurasi, tiap perintah yang diketik harus satu garis atau satu line saja. Selain itu, selalu akhiri perintah dengan mengetik CNTL/Z
A1 (config)# line console 0

A1 (config-line)# password yang akan digunakan

A1 (config-line)# log in

A1 (config-line)# exit

A1 (config)# exit
Setelah memasukkan perintah di atas, Anda harus keluar dari mode previleged untuk mengetahui hasilnya.
 

3. Membuat Password Telnet

Langkah konfigurasi yang selanjutnya adalah dalam membuat password telnet. Adapun perintah yang harus dimasukkan adalah:
Switch > enable

Switch# config t

Switch (config)# line vty 0 4

Sebagai informasi, untuk line vty 0 4 mengindikasikan bahwa pengguna yang bisa melakukan akses pada switch maksimal adalah 5 port saja. Apabila ternyata lebih dari 5 port yang digunakan untuk mengakses pada switch secara bersamaan, maka tak akan bisa.
Switch (config-line)# password untuk telnet

Switch (config-line)# log in

Switch (config-line)# end

Switch# exit

Switch > exit

4. Membuat Banner

Langkah selanjutnya adalah membuat banner yang berisi pesan pada orang baru yang ingin melakukan akses pada switch. Pesan ini nantinya akan muncul pada komputer yang digunakan oleh seseorang yang baru pertama masuk ke port console. Adapun perintah yang harus dimasukkan adalah:
A1# config t

A1(config)# banner ‘tulisan yang ingin dimasukkan’

A1(config)# exit

4. Menyimpan Hasil Konfigurasi Switch Cisco

Langkah terakhir dalam tutorial konfigurasi dasar swith cisco adalah menyimpan semua pekerjaan yang telah Anda lakukan di atas. Untuk perintahnya, adalah sebagai berikut:
A1# copy running-config startup-config

Destination file name [startup-config]? Kemudian tekan enter

Building Configuration

Dan terakhir tekan OK.

Itulah sedikit ulasan tentang tutorial konfigurasi dasar switch cisco, semoga bermanfaat.

0 Response to "Tutorial Konfigurasi dasar Switch Cisco untuk Pemula"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel