4 Cara Setting DNS Server di Mikrotik yang Mudah Dilakukan

Bagi Anda yang sedang tertarik untuk mengotak-atik DNS, tentu akan penasaran dengan cara setting DNS server di mikrotik. Apabila Anda masih belum begitu familiar dengan DNS (Domain Name System), ini server yang memiliki fungsi untuk memetakan domain situs yang ada di internet dan juga hostname menjadi IP (Internet Protocol) Address.

IP Address dapat dikatakan sebagai identitas sebuah komputer atau perangkat elektronik lainnya yang terhubung ke jaringan internet. Sebagai informasi, jaringan komputer dan internet menggunakan cara komunikasi melalui alamat IP Address. Jadi tak peduli hostname atau domain yang digunakan untuk berselancar, semua hal tersebut akan tetap dikonversi menjadi IP Address. 

Cara Setting DNS Server di Mikrotik
 
Kembali lagi pada ulasan tentang bagaimana langkah setting DNS server di mikrotik, bagi Anda yang penasaran, sebaiknya simak ulasan berikut ini.
 

Langkah-Langkah dalam Setting DNS Server di Mikrotik

Sebenarnya dalam langkah setting DNS server, caranya cukup mudah. Hanya saja bagi siapa saja yang masih belum terbiasa tentu akan sangat kesulitan memahaminya. Untuk itu, kami akan mencoba menjelaskan langkah tersebut secara sederhana agar Anda lebih mudah memahaminya.
 

Langkah Pertama: Siapkan PC/Komputer dan Mikrotik

Untuk cara setting DNS server di mikrotik yang paling awal tentu saja Anda harus mempersiapkan PC/Komputer dan juga mikrotik. Untuk informasi, mikrotik merupakan perangkat lunak yang bisa digunakan dalam menjadikan komputer sebagai router network. Mikrotik sendiri mencakup banyak fitur yang digunakan untuk jaringan wireless dan IP network.

Ibaratkan apabila IP mikrotik adalah 192.168.1.4/24 dan IP PC/komputer adalah 192/168.1.3/24.
 

Langkah Kedua: Setting IP Mikrotik

Setelah mengetahui masing-masing IP Address yang dimiliki oleh PC dan mikrotik, maka saatnya Anda melakukan pengaturan pada IP mikrotik. Jadi langkahnya seperti ini:

IP mikrotik 192.168.1.4/24 pada ether 1 dijalankan pada virtual box.

Sedangkan untuk IP PC 192.168.1.3/24 dijalankan pada komputer dimana pada bagian network virtualbox dipilih Host Only Adapter. Setelah itu, isikan IP PC Anda pada virtualbox.
 

Langkah Ketiga: Melakukan Konfigurasi DNS

Setelah berhasil memasukkan IP PC/komputer Anda pada virtualbox untuk mikrotik, maka setelah itu Anda sudah dapat melakukan konfigurasi DNS. Langkah setting DNS server di mikrotik ini harus benar-benar diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan ke depannya.

Untuk Anda yang ingin melakukan setting DNS dengan konfigurasi basic text, langkahnya adalah:
Jadi misalnya seperti ini:

Anda menggunakan nama domain contoh.net dengan nomor IP DNS pada server mikrotik adalah 192.168.1.4
 
Setelah itu, lakukan konfigurasi basic text dengan mengetikkan perintah ‘ip dns static add name=contoh.net address=192.168.1.4

Sedangkan bagi Anda yang ingin melakukan setting dengan menggunakan winbox, maka langkah yang dapat diambil adalah sebagai berikut:
 
  • Buka winbox dan cari tab ‘IP’ kemudian pilih ‘DNS
  • Setelah terbuka jendela baru, maka pilihlah tab static. Klik ‘add’ atau ‘+’
  • Konfigurasikan DNS sesuai dengan nama domain yang Anda miliki. Untuk kolom name, diisi dengan nama domain. Sedangkan pada kolom address, diisi dengan nomor IP. Setelah itu, klik ‘Apply’ dan ‘OK’
  • Setelah itu, akan muncul DNS baru yang telah Anda masukkan tersebut. Untuk melakukan pengaturan, klik ‘setting’.
  • Pada jendela pengaturan, isikan primary DNS dengan nomor IP Address pada mikrotik. Sedangkan pada kolom secondary DNS, isi dengan ISP. Setelah itu, centang bagian ‘allow remote requests’ dan klik OK

Bagi yang masih belum memahami penjelasan di atas, sebaiknya Anda langsung mempraktekkannya juga.
 

Langkah Keempat: Melakukan Pengujian Client

Setelah semua cara setting DNS server di mikrotik tersebut dilakukan, maka langkah terakhir adalah melakukan pengujian DNS pada client. Hal yang perlu diingat adalah pada komputer/PC client, harus diisi dengan DNS yang telah Anda aplikasikan pada mikrotik tadi.

Setidaknya itulah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan dalam mengonfigurasi DNS pada mikrotik. Lantas apa manfaatnya? Dengan pengaturan DNS di mikrotik, maka Anda dapat menggunakan IP komputer lain dalam berselancar. Selain itu, dengan pengaturan DNS yang tepat, maka situs atau website yang diblokir pun tetap dapat diakses. Tak hanya itu saja, untuk IP Address bagi pengguna aplikasi penambah kecepatan internet, DNS juga sangat penting demi menjaga kestabilan kecepatan dalam berselancar. Demikian ulasan tentang cara setting DNS server di mikrotik. Semoga bermanfaat.

0 Response to "4 Cara Setting DNS Server di Mikrotik yang Mudah Dilakukan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel