Cara Memulai Bisnis Butik Online dan Analisa Usahanya

Cara memulai bisnis butik online - Di tengah perkembangan teknologi seperti sekarang, banyak sekali bisnis yang dapat dilakukan, salah satunya adalah bisnis butik online. Hanya saja tak semua mengetahui cara memulai bisnis online butik yang benar. Kesalahan langkah tentu akan memberikan dampak yang cukup fatal, mengingat persaingan bisnis butik online juga cukup ketat.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan mengulas secara lengkap mengenai cara memulai bisnis butik online, peluang usaha butik pakaian, modal usaha butik rumahan, hingga analisa usaha butik. Dengan begitu, Anda dapat menjalankan usaha butik online dengan lancar dari nol. 

Cara Memulai Bisnis Butik Online dari Nol

Seperti yang dijelaskan di atas, bisnis butik atau pakaian memang memiliki peluang yang cukup besar dan menguntungkan jika dijalankan. Untuk itu, bagi Anda yang ingin menjalankan bisnis butik, berikut adalah beberapa cara memulai bisnis butik online dari nol:

Cara Memulai Bisnis Butik Online dan Analisa Usahanya

1. Tentukan Sebuah Sistem

Cara yang pertama adalah menentukan sebuah sistem yang akan Anda aplikasikan pada bisnis butik Anda. Bagaimana maksudnya? Jadi harus memiliki gambaran seperti bagaimana produk butik Anda dipasarkan dan sistem pemasaran yang digunakan.

Jika berfokus pada sistem pemasaran online, maka Anda juga harus memilih media pemasaran yang tepat. Contohnya adalah Facebook, Instagram, Twitter, ataupun Market Place seperti Tokopedia, Bukalapak, dan lain sebagainya. Hal ini tentu akan membuat Anda lebih mudah untuk menjalankan bisnis online.

Pada awal perjalanan bisnis, tentu Anda harus melakukan sebuah riset kecil terlebih dahulu. Setidaknya lakukan riset mengenai perilaku pengguna media online. Selain itu, lakukan interaksi pada pengguna media online dan pasarkan produk butik Anda. Dengan begitu, maka lambat laun mereka akan mengenai produk-produk butik Anda. 

2. Bangun Brand Usaha Butik Online

Cara memulai bisnis butik online yang selanjutnya adalah dengan membangun brand usaha Anda. Namun perlu diperhatikan bahwa brand tidak sama dengan merk. Terdapat perbedaan mendasar antara Brand dan Merk.

Brand tidak hanya mencakup logo ataupun merk sebuah produk saja. Lebih luas dari itu, brand juga mencakup persepsi dan pengalaman target pasar terhadap produk yang ditawarkan. Dengan kata lain, Anda juga harus membangun sebuah kepercayaan konsumen mengenai kualitas serta pelayanan bisnis butik online yang sedang Anda jalankan. 

3. Memperhatikan Perkembangan Trend Fashion

Sebelum melangkah lebih jauh untuk memproduksi produk pakaian di butik, ada baiknya jika Anda juga selalu memperhatikan perkembangan trend fashion yang sedang booming. Alasannya, trend fashion selalu berkembang dari waktu ke waktu. Anda sendiri pasti juga menyadari hal ini. Oleh karena itu, mengikuti trend fashion terupdate adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan bagi pelaku bisnis online di bidang pakaian. 

4. Menentukan Desain Pakaian yang Akan Dijual

Setelah mengetahui trend fashion, maka Anda dapat mulai menentukan desain pakaian seperti apa yang sedang diminati oleh masyarakat. Meski demikian, bukan berarti produk butik Anda harus berganti dari waktu ke waktu, namun cukup aplikasikan kreatifitas Anda terhadap produk butik. Dengan begitu, meskipun sebuah pakaian sebenarnya biasa saja, dengan tambahan kreatifitas, produk tersebut dapat terlihat lebih menawan. 

5. Target Pasar

Anda pasti sudah mengetahui bahwa produk pakaian memiliki target pasar yang cukup luas. Untuk bisnis butik online yang baru berdiri, hal ini dapat memberikan peluang yang besar. Dengan catatan sistem dan strategi bisnis yang dijalankan tepat sasaran.

Dalam hal ini, kami menyarankan agar Anda mulai fokus pada target pasar kecil terlebih dahulu namun terfokus. Contohnya adalah bisnis butik yang khusus menjual produk pakaian untuk acara kondangan. Ataupun produk-produk pakaian untuk remaja. Dengan begitu, maka target pasar Anda akan semakin terpetakan.

Kelebihan lain yang dapat Anda peroleh adalah jika target pasar telah terbidik adalah brand bisnis Anda lebih dikenal oleh konsumen. Jika nantinya bisnis butik online Anda sudah tumbuh besar, maka Anda dapat mengembangkan sayap dengan menjual produk pakaian segala usia. 

6. Memperhitungkan Kekuatan Kompetitor

Jika sistem dan produk butik sudah Anda persiapkan, maka cara memulai bisnis butik online yang perlu dilakukan adalah memperhitungkankekuatan kompetitor. Seperti yang kita tahu, dalam setiap bisnis, mengetahui kekuatan kompetitor adalah hal penting yang harus dilakukan.

Tujuannya tentu saja untuk mencari titik lemah kompetitor bisnis. Dengan begitu, Anda dapat membangun sebuah strategi untuk mengalahkan kompetitor bisnis lalu mengubahnya menjadi kekuatan bisnis Anda. Hal ini akan memberikan peranan yang sangat penting terhadap tumbuh pesatnya bisnis butik online yang sedang Anda jalankan. 

7. Menentukan Harga

Cara memulai bisnis butik online yang terakhir adalah dengan menentukan harga yang dibandrol oleh setiap produk Anda. Pasalnya konsumen cenderung membeli produk yang berkualitas namun dibanderol dengan harga murah. Ini adalah sebuah kendala yang mungkin akan dialami oleh setiap pelaku bisnis online, termasuk bisnis butik.

Lantas bagaimana cara mengatasinya? Tak perlu khawatir. Anda dapat melakukan sebuah riset mengenai harga pasar produk butik yang Anda jual. Pastikan harga yang nantinya Anda banderol tidak terlampau mahal ataupun murah sehingga merugikan bisnis Anda sendiri. Buatlah patokan harga standart yang tak terlalu tinggi. Intinya, Anda tetap memperoleh keuntungan dari produk butik online.

Itulah beberapa cara memulai bisnis butik online dari nol yang perlu Anda ketahui. Sebenarnya selain 7 cara di atas, ada beberapa hal yang perlu diperhitungkan seperti biaya internet untuk promosi online, gaji pegawai, dan lain sebagainya. Hal itu akan kami ulas pada pembahasan analisa usaha butik di bawah. 

Peluang Usaha Butik Pakaian

Mengenai peluang usaha butik rumahan, baik yang dipasarkan secara online maupun offline memang cukup cerah dan menguntungkan. Bagaimana tidak? Setiap orang membutuhkan pakaian sebagai kebutuhan primer. Dengan kata lain, bisnis ini memiliki pangsa pasar yang luas sehingga sangat menggiurkan apabila dijalankan dengan langkah yang tepat. 

Terlebih trend fashion selalu berkembang dari waktu ke waktu sehingga produk-produk pakaian pun tak akan hilang ditelan zaman. Tugas Anda adalah memanfaatkan peluang bisnis ini. Bagaimana? Yakni dengan memenuhi kebutuhan konsumen terhadap produk pakaian yang sedang up to date. Dengan begitu, permintaan terhadap produk butik Anda akan terus mengalir. 

Selain itu, sistem promosi produk butik online juga sedang marak-maraknya dilakukan oleh setiap pelaku usaha butik. Dengan sistem ini, maka Anda tak harus mengeluarkan banyak tenaga untuk menjual pakaian di butik Anda. kelebihan lain dari sistem penjualan butik online adalah jangkauannya yang sangat luas. Jadi, tak perlu takut terbatasi oleh jarak. 

Modal Usaha dan Analisa Usaha Butik Rumahan

Anda telah mengetahui bagaimana cara memulai bisnis butik online dari nol serta peluang usaha butik pakaian. Kini saatnya membahas tentang modal usaha yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis ini. Setidaknya berikut adalah modal usaha serta analisa usaha butik rumahan yang dapat menjadi pertimbangan Anda. 

Modal Awal

  1. Renovasi Interior dan Eksterior Butik      : Rp. 10.000.000
  2. Perlengkapan Display dan Rak                : Rp. 7.000.000
  3. Belanja Produk Pakaian Butik                  : Rp. 20.000.000
Total asumsi modal yang dibutuhkan adalah sekitar Rp. 37.000.000

Biaya Operasional

  1. Gaji untuk 1 orang pegawai/bulan                       : Rp 1.500.000
  2. Belanja Barang Bulanan                           : Rp. 7.500.000
  3. Internet                                                          : Rp. 400.000
  4. Biaya Transportasi Pengiriman Barang  : Rp. 500.000
Total asumsi biaya operasional bulanan yang harus dikeluarkan adalah Rp. 9.900.000

Pendapatan/Omset Perbulan

Apabila diasumsikan bahwa dalam satu satu bulan,
Hari Senin-Jum’at, setiap hari dapat menjual produk pakaian senilai Rp. 700.000. Sedangkan untuk hari Sabtu-Minggu, produk yang dijual adalah senilai Rp. 1.300.000, maka asumsi perhitungannya adalah:
(Rp. 700.000 x 22 hari) + (Rp. 1.300.000 x 8 hari)
= Rp. 15.400.000 + Rp 10.400.000 = Rp 25.800.000

Laba Bersih Perbulan

Sudah diketahui asumsi biaya operasional dan omset penghasilan perbulan. Maka dalam sebulan, keuntungan yang dapat Anda peroleh adalah
= Rp 25.800.000 – Rp 9.900.000
= Rp 15.900.000

BEP (Break Event Poin)

BEP merupakan lamanya kembali modal. Lantas berapa lama waktu yang dibutuhkan agar bisnis butik online ini kembali modal?
Rumusnya adalah Modal Awal / Keuntungan perbulan
= Rp 37.000.000/Rp 15.900.000
= 2,3 bulan

Nah, itu dia perhitungan modal serta analisa usaha bisnis butik online. Dengan kata lain, peluang bisnis butik rumahan ini memang sangat menjanjikan untuk dilakukan.

Demikian ulasan mengenai cara memulai bisnis butik online serta analisa peluang usahanya. Semoga apa yang kami jelaskan pada kesempatan kali ini bermanfaat bagi Anda.

0 Response to "Cara Memulai Bisnis Butik Online dan Analisa Usahanya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel