Sep 2, 2010 -
Prosa
18 Comments
Prosa
18 Comments Aku [Benci] Mencintaimu
“Ini aku di pinggir hati yang terus berteriak dan menyeretku dalam jurang cintamu.”
Diam, membisu, menelungkupkan kedua kaki di tengah rintik hujan ini, aku kembali hadir dengan sejuta kebodohan tentang arti sebuah cinta yang menggebu. seperti kehilangan akal aku terus berusaha menelusuri otakku sendiri dengan stetoskop yang kuciptakan dari ribuan rasa yang telah menumpuk dalam sofa empuk yang bernama hati, mengapa begitu nyamannya memikirkanmu hingga jiwa ini bermimpi.