Cinta
15 Comments Amarah Si Ibu
Bodoh !!
“Otakmu kau taruk mana, kau pikir mbetulin semua itu gampang, kau pikir bikin surat itu mudah, semudah beli cabe, tinggal bungkus beres!!, dasar ceroboh!!”
Suara itu terus bergema ditelingaku, aku yang sedari tadi bolak-balik dari kamar menuju pintu, naik tempat tidur, turun lagi, merasakan gelisah yang amat sangat membuatku bagai merasa bosan dewngan hidup ini. dua hari sudah dia seperti itu padaku.
“memangnya dia siapa memaki-maki aku seperti itu, memangnya begitu parahkah kesalahanku hingga aku menerima semua ini”.
aku terus menggumam dalam hatiku sendiri, sembari melihat jam dinding kamarku yang terus berjalan dan suaranya sangat menyakitkanku, bukan karena dia melempar serpihan kaca ke arah wajah dan dadaku, tapi terlebih hati ini telah sakit oleh semua perkataannya.